Senin, 11 Juli 2011

Mitos & Fakta Tentang Ukuran Penis


Jakarta - Ada begitu banyak iklan membesarkan penis yang beredar, mulai dari yang alami sampai dengan obat-obatan. Benarkah cara itu efektif?

Dr. Sheldon Marks, seorang dokter ahli kanker prostat, memberkan yang sebenarnya tentang keefketifan obat membesarkan penis. Ia mengungkapkan hal ini karena tidak tahan dengan begitu banyaknya iklan tentang cara membesarkan penis yang belakangan ini semakin marak.

Menurut sang dokter, tidak ada penelitian ilmiah di balik iklan yang menawarkan mampu membesarkan penis dengan cepat itu. Seluruh iklan tersebut menurutnya benar-benar hanya promosi belaka, tanpa adanya bukti nyata.
Dr. Sheldon mengatakan lagi, bukan salah pria, jika mereka sangat mudah tergoda dengan iklan membesarkan penis. "Karena pria merasa, pria dengan penis besar bisa membuat istri lebih bahagia," ujarnya seperti dikutip WebMD.

Padahal apa yang ada di pikiran pria itu, tidak sepenuhnya benar. Ukuran penis saat tidak ereksi tidak ada kaitannya dengan ukuran saat sudah ereksi. "Pria yang berpenis kecil saat belum ereksi, penisnya bisa jadi cukup besar ketika ereksi. Sedangkan pria yang penisnya sudah cukup besar, saat ereksi perubahannya tidak terlalu signifikan. Ukuran normal penis saat ereksi adalah 10-15 cm." jelas dokter yang sudah berpengalaman selama 20 tahun itu.

Seorang pakar lainnya, Drs. Kevan Wylie dari Porterback Clinic and Royal Hallamshire Hospital di Sheffield, Inggris, membeberkan hasil temuannya soal penis. Menurutnya kebanyakan produk membesarkan penis sebenarnya hanyalah memberikan efek psikologis.

Menurut Wylie, memang ada beberapa prosedur kedokteran yang bisa membesarkan penis yaitu melalui operasi. Prosesnya yaitu dengan pemisahan ligamen pada penis hingga memasukkan lemak ke dalam penis untuk memperbesar lingkaran penis.

"Meski cukup banyak informasi yang beredar soal kesuksesan membesarkan penis dengan operasi ini, tetap saja tidak ada data penunjangnya dari pasien kalau mereka puas dengan prosedur tersebut," tutur Wylie.

Wylie mengungkapkan sebenarnya ada cara kuno yang memang bisa dilakukan untuk membesarkan penis. Namun cara ini sangat tidak nyaman dan menyakitkan. Salah satunya adalah yang dilakukan orang Topamina di Brazil. Pria-pria di sana membesarkan penis mereka dengan gigitan ular. Bisa ular dipercaya dapat membesarkan penis selama enam bulan. Ada yang berani mencoba? heheheee...... itu terserah anda !!!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Berikan Komentar Anda

Bagikan

COPYRIGHT MUSRIADI (LANANG PENING)